Pemdes Kebonmanggu dan Puskesmas Gunungguruh Gulirkan Vaksinasi Covid-19 Bagi KPM PKH dan BPNT

KEBONMANGGU — Pemerintah Desa (Pemdes) Kebonmanggu Kecamatan Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, yang dikomandoi langsung Kepala Desa Kebonmanggu Rasnita D., kembali memantau Vaksinasi Covid-19 dengan sasaran para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH), di Halaman Desa Kebonmanggu Jum’at, (16/07/2021).

“ KPM BPNT dan PKH terlebih dahulu screening  sebagai salah satu syarat menentukan kelayakan Vaksinasi Covid-19,” kata Rasnita D. Jum’at, (16/07).

Menurutnya, Vaksinasi diberikan Tim Medis dari Puskesmas Gunungguruh didampingi Pemdes Kebonmanggu, Babinmas, Babinsa dan unsur lainnya. ” Alhamdulillah kegiatan ini disambut antuasias para KPM,” jelasnya.

Ia berharap, Vaksinasi dapat diterima dengan baik terutama bagi para KPM bantuan pemerintah. ” Pasalnya, Vaksinasi bagi penerima bantuan pemerintah telah diatur dalam Perpres Nomor 14 tahun 2021, dan instruksi Bupati Sukabumi, bahwa setiap penerima bantuan pemerintah mulai dari bantuan PKH, BPNT, BLT DD dan bantuan lainnya wajib di Vaksin,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Gunungguruh Dedi Setiadi diwakili Petugas Pencegahan dan Pemberantasan (P2P) Puskesmas Gunungguruh Eri Kustiawan memaparkan, dari data yang tercatat hingga saat ini Vaksinasi untuk Publik sebanyak 109 0rang dan ditunda dengan alasan kesehatan sebanyak 37 Orang. ” Sehingga, total sasaran Vaksin sebanyak 136 orang dengan jumlah Vaksin terpakai sebanyak 14 Vial,” paparnya.

Lanjut Eri, Vaksinasi meringankan serta mencegah dari paparan Covid-19. ” Untuk itu, silahkan masyarakat manfaatkan kesempatan ini untuk divaksin. Namun, jangan upa tetap mematuhi dan menerapkan Protokol Kesehatan,” imbaunya.

Ia menegaskan, bahwa seluruh tim medis telah terlatih sebagai Vaksinator. “Sehingga, masyarakat secara umum tidak perlu khawatir karena kami telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang,” ringkasnya.

 

Di hubungi terpisah, Camat Gunungguruh Ading Ismail menegaskan, masyarakat jangan mudah percaya dengan maraknya berita hoax terkait efek samping negatif dari Vaksinasi Covid-19. ” Masyarakat harus bijak menilai sebab, tidak mungkin pemerintah menjerumuskan rakyatnya. Selain itu, sebelum Vaksin ini diberikan kepada masyarakat secara umum, Vaksin terlebih dulu diberikan kepada tenaga kesehatan, pejabat pemerintah, para kepala desa, perangkat desa, berikut saya sendiri sudah lolos di Vaksin. Jadi kenapa masyarakat harus ragu,” tandasnya.

 

About kebonmanggu 37 Articles
DADAN IRAWAN

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan